A. Telah tercatat di BEJ minimal 3 bulan
B. Dipilih 150 berdasarkan nilai transaksi di Pasar Reguler
C. Dari 150 saham yang terpilih tersebut, 60 saham dengan nilai transaksi terbesar secara otomatis akan masuk dalam perhitungan indeks J-100.
D. Untuk mendapatkan 100 saham dipilih 40 saham lagi dengan menggunakan kriteria hari transaksi di pasar regular, frekuensi transaksi di pasar regular, dan kapitalisasi pasar. Metode pemilihan 40 saham tersebut adalah:
1 Dari 90 sisanya kan dipilih 75 saham berdasarkan hari transaksi di pasar reguler
2 Dari 75 saham tersebut akan diplih 60 saham berdasarkan frekuensi transaksi di pasar reguler
3 Dari 60 saham tersebut akan dipilih 40 saham berdasarkan kapitalisasi pasar sehingga akan didapat 100 saham
E. Sebagai langkah terakhir dalam penyusunan daftar saham-saham ini, BEJ mempertimbangkan faktor fundamental perusahaan dan pola perdagangan bursa.
Perhitungan indeks Kompas-100 dimulai pada tanggal 2 Januari 2002 ( Kompas 100=100) sampai dengan dimulainya penerbitan indeks tersebut pada tanggal 10 Agustus 2007.
Sejak 10 Agustus 2007, perhitungan Kompas-100 dilakukan di mesin perdagangan saham yang dikenal dengan JATS (“Jakarta automatic trading system”).
Saham-saham yang tergabung dalam pembentukan indeks Kompas-100 akan dikaji ulang dua kali setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
